Kala hati lelah tak terperi. Diam dan rasakan sejenak,angin berhembus lembut mengitari. Berbisik. . . Langit tersenyum padaku katanya
Ia pergi, lalu kembali. Datang saat kau terlelap.Tak usah memegangnya, rasakan saja ia mengetuk sanubari,perlahan.
Terbangun dan sadari, indah buaiannya..
Cinta membutakan,aku hilang arah,tanpa pegangan. Ku melangkah tak tentu,meniti jalan hatiku yang panjang, mencari hatinya
Langit ku mendung, rintik hujan di mata ku membasahi setiap relung hatinya. Masih ku sisakan setengah jiwaku menantinya di hari-hari kelabu, biarkan mentari menjelang, pasti.
Karena ku tahu harapku masih panjang,jalan masih jauh membentang, cobaan silih menghadang.
Tak goyah langkahkan kakiku,coba tuk berdiri tegar.
Ku yakin d ujung sana jawabnya telah menunggu,aku datang. . .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar